Perkutut kecil berlari menyisiri kerikil. Sesekali ia berhenti karena batu itu menyakiti kakinya yang mungil. Ia bertemu harimau yang sedang bernaung berusaha memukau.
"Hai, tut. Kemanakah kau akan pergi?" Harimau menyela langkah perkutut.
Perkutut yang ramah berhenti "aku akan ke pesta beruang. Ia berulang tahun hari ini. Tidakkah kau diundang?"
"Haaa??" sahut harimau menganga, "berulang tahun?? lagi..?? Kemarin baru saja aku ke pesta ulang tahunnya".
mereka berdua saling memandang. Hanya memandang, tidak mengangkat bahu.
"Hooiii..apa yang kalian bincangkan?" Jerit kelinci dari kejauhan.
"beruang yang berulang tahun" kata harimau masih sambul melongo. "ooohhh iya..beruang berulang tahun 2 hari yang lalu. aku datang ke pestanya, banyak makanan enak disana. aku bahkan minum 5 gelas jus wortel dan 1 loyang pie apel madu bikinan ibunya."
Kali ini harimau dan perkutut tidak lagi saling berpandangan namun mereka melotot pada kelinci serempak.
"Ada apa dengan beruang? Mengapa ia berulang tahun 3 hari berturut-turut?" Seru bingung perkutut yang selanjutnya menceritakan bincangnya dengan harimau kepada kelinci yang berujung pada mengakibatkan kebingungan bergantian.
"aaahhh..mari kita datang pada beruang dan bertanya langsung padanya." Usul harimau, "aku tidak suka kebingungan. dan ini lebih membingungkan daripada menghitung jumlah loreng di badanku."
Sesampainya mereka di pesta beruang, perkutut memanggil beruang keluar dan bertanya, "Maaf kuajak kau keluar beruang, aku takut kau malu jika kubertanya di depan tamu lainnya. Mengapa kau berulang tahun 3 hari berturut-turut?"
"oohh..begini perkutut, harimau, kelinci, maaf membingungkan kalian. Aku ingin punya KTP. Dua hari lalu aku ulang tahun ke 15, kemarin ke 16, dan hari ini ke 17. Jadi besok aku bisa mendapatkan KTP ku karena sudah berusia 17 tahun. Ayo silahkan masuk semua..nikmati pestanya ya.." cerocos beruang tanpa ampun.
Perkutut, harimau, dan kelinci sekarang bingung bersama.
angka memang hanya salah satu cara untuk menandai waktu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar